Nasu Kadundung, Cita Rasa Kuliner Khas Orang Pattae
Published :

D
i Polewali Mandar, salah satu makanan khas yang populer adalah Nasu Kadundung. Bila Anda baru mendengar namanya, kuliner saru ini merupakan olahan yang berbahan dasar ayam yang khas dari orang-orang Pattae di Sulawesi Barat.

Nasu Kadundung didominasi aroma daun Kedondong karena salah satu bumbu utamanya adalah pucuk daun kedondong muda.

Aroma dan rasa yang khas lainnya—selain daun kedondong—berasal dari perpaduan bumbu-bumbu alami seperti pakis, lengkuas, dan cabe rawit. Nasu Kadundung dijamin akan membuat anda ketagihan dan cocok jadi referensi olahan masakan anda di rumah.

Daun kedondong yang ada dalam kuah Nasu bercampur rata bahkan masuk dalam bagian daging. Daging akan terasa sedikit asam namun justru terasa ‘segar’ ketika disantap. Selain berbahan dasar ayam, Nasu ini juga bisa diaplikasikan pada Daging Sapi, atau Ikan.

Masakan yang biasanya disajikan dengan ketupat atau nasi ini juga dipercaya sehat dan bebas kolesterol. Pasalnya Nasu Kadundung menggunakan ayam kampung dan tanpa penyedap rasa.

Dari sisi kesehatan, daun kedondong muda dipercaya mempunyai beberapa kandungan yang bermanfaat bagi tubuh: Kalsium, Zat Besi, vitamin A dan vitamin C.

Berbeda dengan masakan khas daerah yang umumnya dibuat khusus untuk perayaan atau sajian bagi kalangan tertentu, Nasu merupakan masakan sehari-hari. Kendati begitu, masakan ini di tempat asalnya, kerap disajikan sebagai hidangan acara pesta adat, selametan, sunatan, dan atau pesta perkawinan.

Masakan khas Suku Pattae ini kini mulai dilirik sejumlah warganya sebagai salah satu menu masakan yang memiliki potensi bisnis karena cita rasanya yang khas. Tak mengherankan jika kuliner satu ini kini tak hanya dikenal di Polewali Mandar, tapi juga mulai dikenal di luar Sulawesi.

Jangan mengaku pernah ke Sulawesi Barat jika belum mencoba Nasu Kadundung!