Wolfgang Amadeus Mozart
Published :

S
eorang komponis produktif yang telah mencuri perhatian bahkan diusinya yang masih sangat dini. Mozart menciptakan serangkaian opera, concerto, simfoni dan sonata yang berpengaruh besar dalam membentuk musik klasik.

Selama hidupnya ia menghasilkan lebih dari 600 karya. Beberapa karyanya yang paling terkenal termasuk Requiem, Symphony No 40, opera The Magic Flute dan The Marriage of Figaro, Piano Sonata No 16 in C Mayor, Symphony No 25, Piano Concerto No. 21

Lahir pada tahun 1756 di Kota Salzburg Austria, Mozart adalah anak dari Leopold dan Maria Pertl Mozart. Leopold adalah seorang komponis, pemain biola.

Mozart diperkenalkan musik pada usia dini; Ia belajar piano pada usia tiga tahun, dan segera mengembangkan keterampilan dalam segala bentuk musik. Pada usia 5 tahun, Mozart telah menguasai piano dan biola, menghibur para elit sosial termasuk keluarga raja di seluruh Eropa.

Pada tahun 1776, ia mulai menyusun konserto piano, yang berpuncak pada Piano Concerto Nomor 9 in E flat Major. Wolfgang baru saja berusia 21 tahun. Setahun kemudian ia berangkat ke Paris dan Munich untuk mencari pekerjaan.

Tapi semua tidak berjalan lancar, Dia mulai kehabisan dana dan harus menual barang-barang pribadinya untuk membayar biaya hidup. Titik terendah dari perjalanan adalah ketika ibunya jatuh sakit dan meninggal pada 3 Juli, 1778.

Mozart bertemu Joseph Haydn dan dua komposer ini menjadi teman. Ketika Haydn mengunjungi Wina, mereka melakukan konser dadakan dengan kuartet gesek. Antara 1782 dan 1785 Mozart bahkan menulis enam kuartet yang didedikasikan untuk Haydn. Mozart akhirnya berhasil meniti kesuksesannya, Ia dan istrinya menikmati gaya hidup mewah, bahkan Mozart dikabarkan menjadi anggota kelompok persaudaraan Freemasonry.

Pada pertengahan 1780-an, gaya hidup mewah Mozart menukik tajam. Mozart jatuh ke dalam kesulitan keuangan yang serius. Selama waktu ini ia menulis tiga simfoni terakhir dan yang terakhir dari tiga opera Da Ponte, Cosi Fan Tutte, yang perdana pada tahun 1790.

Mozart pergi dari Wina ke Leipzig, Berlin, dan Frankfurt, dan kota-kota Jerman lainnya berharap untuk menghidupkan kembali karir dan keuangan keluarganya, tapi tidak sebaik yang ia harapkan. Periode dua tahun (1788-1789) adalah titik balik kehidupan untuk Mozart. Dalam kata-katanya ia menggambarkan sebagai “pikiran hitam” dan depresi yang mendalam.

Antara 1790 dan 1791, Mozart nyatanya mampu menghidupkan kembali karirnya dengan pertunjukan ulang karya-karyanya. Situasi keuangan mulai membaik. Dia pun mampu melunasi banyak utang-utangnya. Namun, kesehatan mental dan fisik Wolfgang Amadeus Mozart memburuk. Mozart meninggal pada 5 Desember 1791 pada usia 35.