Categories Almanac Tags ,

Periode Devonian, Lingkungan Alam Prasejarah

Periode Devonian berlangsung pada rentang 410 juta hingga 360 juta tahun yang lalu. Istilah Devonian diambil dari nama sebuah tempat di Inggris, Devon. Di tempat ini lah batuan dari periode ini untuk pertama kalinya diteliti. Sumber-sumber abad ke-19 menjuluki periode Devonian sebagai Old Red Age. Sebutan lainnya untuk periode Devonian adalah “Zaman Ikan” mengacu pada … Read more

Periode Devonian berlangsung pada rentang 410 juta hingga 360 juta tahun yang lalu. Istilah Devonian diambil dari nama sebuah tempat di Inggris, Devon. Di tempat ini lah batuan dari periode ini untuk pertama kalinya diteliti.

Sumber-sumber abad ke-19 menjuluki periode Devonian sebagai Old Red Age. Sebutan lainnya untuk periode Devonian adalah “Zaman Ikan” mengacu pada evolusi beberapa kelompok ikan yang terjadi selama periode ini.

Pada periode Devonian mengalami lonjakan signifikan kehidupan di darat tetapi belum nampak keragamannya. Tumbuhan jenis vaskular mulai menyebar ke seluruh lahan kering, membentuk hutan yang luas yang mencakup benua.

Pada masa akhir periode Devonian, tanaman mulai tumbuh mempunyai daun dan akar sejati, bahkan beeberapa dari tanaman mulai tumbuh tinggi. Salah satunya adalah Archaeopteris.

Archaeopteri merupakan pohon besar dengan kayu yang nyata, jenis pohon ini bahkan merupakan pohon tertua yang pernah diketahui, Archaeopteri juga ikut bertanggung jawab mengisi wilayah-wilayah hutan dunia untuk pertama kalinya. Pada masa akhir periode Devonian, beberapa pohon berbiji diperkirakan mulai muncul.

Perkembangan yang signifikan dari munculnya berbagai jenis pohon dan juga tumbuhan, pada masa Devonian ini kemudian dikenal dengan istilah “Ledakan Devonian”.

Antropoda dan vertebrata dari periode Silurian sepertinya bertahan cukup baik dan melanjutkan kolonisasi mereka di daratan. Binatang-binatang ini mungkin memiliki masalah yang sama dengan tanaman ketika pertama kali melakukan kolonisasi di daratan, mereka harus mengurangi kehilangan dan kekurangan air dengan memaksimalkan menghirup oksigen.

Pada periode ini nenek moyang tetrapoda mulai beradaptasi dengan daratan dan mencoba berjalan-jalan, mereka mungkin melakukan beberapa evolusi; dada dan bagian panggul yang awalnya sirip mungkin secara bertahap kemudian berkembang menjadi kaki.

Kemajuan yang cukup evolusioner dari periode Devonian ini tidak hanya memungkinkan binatang sukses menginvasi daratan, tetapi juga perlahan mereka mulai menyebar ke seluruh benua.

Selama periode Devonian ini daratan Bumi saat itu terbagi atas tiga benua besar. Eropa dan Amerika Utara masih tergabung menjadi satu di dekat daerah equator. Di bagian utaranya terhampar daratan sebagian adalah wilayah Siberia yang sekarang ada.

Gabungan benua yang cukup besar meliputi Afrika, Antartika, Amerika Selatan, Australian, dan India. Daratan ini dikenal dengan nama Daratan Gondwana yang mendominasi belahan bumi bagian selatans. Beberapa daratan yang ada saat ini kemungkinan masih tenggelam di dasar laut.

Selama periode Devonian, terdapat dua kelompok binatang yang mendominasi daratan. Kelompok pertama adalah keluarga tetrapoda, termasuk vertebrata yang berhasil bertahan di daratan selama masa Devonian.

Dan kelompok kedua adalah keluarga antropoda terrestrial, termasuk keuarga serangga tanpa sayap dan jenis laba-laba awal yang telah menjelajahi daratan selama periode Silurian. Sementara di lautan, jenis brachiopoda diperkirakan mulai muncul pada peiode ini.

Jenis dari binatang amfibi yang pertama hidup pada peiode akhir Devonian adalah jenis Ichthyostega, binatang itu banyak hidup di wilayah yang sekarang dikenal dengan Greenland.

Bagian tulang tengkoraknya mirip dengan tengkorak keluaga ikan Eusthenopteron. Ichthyostega sepertinya memiliki ekor yang dalam dan juga memiliki sirip, selain itu binatang ini mempunyai beberapa anggota badan yang sangat keras dan bagian kepalnya terpisah dari bagian badan karena binatang ini memiliki leher.

Bagian tulang belakang dan bagian kerangka iga yang kuat, telah banyak membantu menopang berat badan binatang ini untuk lebih lama hidup di daratan.

Ketika keluarga vertebrata dan artropoda berusaha keras untuk bisa menundukkan daratan, di lautan juga mulai dipenuhi oleh kehidupan yang cukup keras.

Salah satu jenis ikan yang berhasil lolos dari ujian ketahanan dan persaingan serta telah mampu beradaptasi terhadap radiasi adalah jenis pari dan hiu purba yang perlahan mendominasi lautan. Moluska juga sudah diperkirakan hadir. Di sanalah mereka beradaptasi untuk hidup dalam ekosistem terbesar yang ada di bumi, air.

Ikan mencapai keragaman besar selama periode ini. Oleh karena itu periode Devonian juga sering dijuluki sebagai “zaman ikan”.