Lukisan Picasso yang Paling Terkenal Nan Bernilai
Categories Almanac

Lukisan Picasso yang Paling Terkenal Nan Bernilai

Sukar untuk menentukan mana lukisan karya Picasso yang sangat bernilai di mata dunia, bahkan adalah hal yang mustahil untuk hanya memilih 7 dari seluruh karya-karya Picasso yang sangat mengagumkan.

Sukar untuk menentukan mana Lukisan Picasso yang sangat bernilai di mata dunia, terlebih adalah hal yang mustahil untuk hanya memilih tujuh, karena hampir semua karya-karya Picasso mengagumkan dan terkenal.

Ya! Pablo Picasso adalah salah satu seniman yang paling berpengaruh dari abad ke-20. Sampai hari ini, karya pria yang bernama lengkap Pablo Diego José Francisco de Paula Juan Nepomuceno María de los Remedios Cipriano de la Santísima Trinidad Ruiz y Picasso) ini telah menjadi salah satu benda seni yang paling berharga bagi para kolektor dan museum di seluruh dunia.

Lukisan-lukisan Picasso sering terjual dengan harga fantastis dan bagi mereka yang telah memilikinya, akan sulit rasanya barang berharga itu keluar dari ruang koleksinya.

Berikut adalah tujuh lukisan Picasso yang paling terkenal dan paling bernilai:

Three Musicians (1921)

Lukisan Picasso - Three Musicians (1921)
Three Musicians (1921)

Three Musicians adalah lukisan besar dengan tinggi dan lebar yang mencapai dua meter. Lukisan dengan gaya Kubisme Sintetik ini, menampilkan bidang-bidang datar dengan warna dekoratif yang memberikan kolase seperti potongan-potongan kertas.

Picasso melukis Three Musicians menggunakan cat minyak. Sulit untuk menyimpulkan di mana potongan satu gambar musisi dimulai dan berakhir karena bentuk mereka tumpang tindih. Untuk banyak sejarawan seni, Three Musicians dinobatkan sebagai contoh sempurna gaya Kubisme Picasso.

Girl Before a Mirror (1932)

Lukisan Picasso - Girl Before a Mirror (1932)
Girl Before a Mirror (1932)

Dilukis pada bulan Maret 1932, Lukisan ini merupakan lukisan Picasso selama periode kubisme-nya. Girl Before a Mirror menjadi salah satu karya Picasso yang dapat mengundang banyak tafsir dan pemaknaan simbol berbeda dalam tiap bagiannya.

Sepintas terlihat seorang wanita yang sedang menatap cermin yang digambar dalam dua sisi; satu sisi menunjukkan seorang wanita yang berdandan, sisi lain memperlihatkan wajah tanpa riasan. Jika melihat dari sisi cermin, menunjukkan bahwa tubuh wanita itu telah terdistorsi, seolah usia telah melakukan peran yang selayaknya.

The Old Guitarist (1903)

Lukisan Picasso - The Old Guitarist (1903)
The Old Guitarist (1903)

The Old Guitarist dilukis Picasso pada tahun 1903, setelah teman dekatnya, Casagemas, meninggal karena bunuh diri. Karya ini dibuat di Madrid dengan gayanya yang terdistorsi—tubuh bagian atas tampak berbaring, sementara bagian bawah duduk bersila—mengingatkan pada karya El Greco.

Lukisan picasso ini juga terkenal karena kehadiran “gambar hantu” misterius. Dari hasil pemeriksaan teknis, dikombinasikan dengan penelitian seni-historis, mengungkapkan bahwa sebelumnya memang ada dua komposisi di bawah lukisan The Old Gitaris.

Dora Maar au Chat (1941)

Lukisan Picasso - Dora Maar au Chat (1941)
Dora Maar au Chat (1941)

Dora Maar au Chat salah satu lukisan yang paling misterius dan menantang untuk ditafsirkan. Lukisan ini juga luar biasa untuk kecemerlangan warna dengan pola yang kompleks. Sosok yang digambar diatur secara dramatis, sementara pengaturan ruang interior menunjukan bagaimana Picasso memanipulasi ruang dengan gaya kubisme.

Maar adalah salah satu tokoh paling berpengaruh dalam kehidupan Picasso. Lukisan ini terjual pada penawar terakhir sebesar US $ 95.216.000 di rumah lelang, Sotheby, New York pada tanggal 3 Mei 2006.

Le Rêve / The Dream (1932)

Lukisan Picasso - Le Rêve / The Dream (1932)
Le Rêve / The Dream (1932)

Le Rêve (The Dream dalam bahasa Perancis) adalah lukisan minyak berukuran 130 × 97 cm. Banyak yang mempercayai bahwa yang menjadi modelnya adalah Marie-Thérèse Walter, kekasih gelap Picasso.

Lukisan Picassi ini mulai dikerjakan pada tanggal 24 Januari 1932, termasuk ke dalam salah satu periode karya Picasso dengan penggambaran yang “menyimpang”. Le Rêvememperlihatkan gaya garis yang disederhanakan dan warna kontras seperti karya awal Fauvisme. Pada tahun 2001, lukisan ini diperkirakan terjual dengan harga $ 60 juta di pasar gelap.

Les Demoiselles d’Avignon (1907)

Lukisan Picasso - Les Demoiselles d’Avignon (1907)
Les Demoiselles d’Avignon (1907)

Lukisan ini, Les Demoiselles d’Avignon, dicat pada tahun 1907 dan merupakan contoh yang paling terkenal dari gaya kubisme. Dalam lukisan ini, Picasso seolah telah meninggalkan semua bentuk yang merepresentasikan seni tradisional.

Kurang lebih Picasso membutuhkan sembilan bulan untuk menyelesaikannya. Lukisan Picasso ini menggunakan distorsi tubuh dan geometris bentuk perempuan dalam cara yang inovatif, yang menawarkan representasi ideal dari kecantikan wanita. Beberapa kritikus berpendapat bahwa lukisan ini menunjukkan pengaruh seni Afrika dalam diri Picasso.

Nude, Green Leaves, and Bust (1932)

Lukisan Picasso - Nude, Green Leaves, and Bust (1932)
Nude, Green Leaves, and Bust (1932)

Picasso pertama kali bertemu Marie-Thérèse Walter pada bulan Januari 1927. Pada 1931-1932 Picasso membuat serangkaian patung dan lukisan dengan model Marie-Thérèse. Kebanyakan karya itu dikerjakan di Chateau de Boisgeloup. Selama beberapa tahun Ia merahasiakan hubungan tersebut, bahkan dari beberapa teman dekatnya dan terutama dari istrinya, Olga.

Selain diselimuti oleh kisah pribadinya itu, Nude, Green, Leaves and Bust juga menunjukkan bagaimana seorang Picasso yang telah jauh memainkan ilusi dalam karyanya. Pada tahun 2010, Nude, Green Leaves, and Bust terjual seharga US $ 106.500.000 dan masuk dalam jajaran lukisan paling mahal di dunia.