Ternate, Penguasa Maluku abad ke-16 Masehi
Published :

Dalam catatan orang-orang Eropa mengenai Ternate pada dasawarsa awal abad ke-16, Ternate disebut sebagai Kolano Maluku, “Penguasa Maluku”. Julukan ini jelas menyatakan bahwa wilayah tersebut pada waktu itu menjadi pusat politik yang berpengaruh di kawasan kepulauan rempah.

Sebelum agama Islam berkembang, orang-orang Ternate terbagi atas empat kelompok, yaitu: Tubo dari puncak gunung Gamalama, Tobona dari daratan tinggi Faramadiyahi, Tabanga dari daerah hutan, dan Toboleu dari daerah pesisir pantai.

Empat kelompok ini kemudian bersatu dalam konfederasi yang dipimpin oleh seorang Kolano. Kolano pertama dari Ternate adalah Cico Baiguna alias Baab Mashur Malamo dari Foramadiyahi yang berkuasa hingga 1272. Ini menandakan bahwa sejak 1257 telah terdapat sebuah pusat pemerintahan yang berada di Sampalo.