Menyeberang Sungai dengan Getek dan Sejarahnya
Published :

Sebagai sarana transportasi yang menghubungkan desa-desa yang terpisah oleh sungai, praktis kegunaan rakit-getek berlanjut hingga masa kemudian.  Hingga pertengahan abad ke-20 getek masih digunakan untuk menyeberang sungai. Bahkan masih bisa ditemukan di di Jakarta.

Manusia membangun jembatan lazimnya di atas sebuah aliran sungai yang deras atau di atas sungai yang cukup landai. Jika kedalaman sungai masih di bawah panjang kaki manusia, orang-orang zaman dulu cukup melangkahkan kaki di permukaan sungai atau di atas bebatuan yang banyak terhampar di sungai atau, jika ia cukup punya uang untuk membeli kuda, memacukan kuda menyeberang sungai yang lebar.

Namun, jika sungai itu airnya cukup tenang dan tidak landai namun cukup dalam, maka manusia zaman dulu menyeberang sungai memakai perahu kecil atau rakit-bambu yang disebut getek yang disewakan oleh tukang getek.