Kapak Perunggu, Tinggalan Masa Perundagian
Published :

Berdasarkan pada kegunaannya, kapak perunggu dapat diklasifikasikan ke dalam dua golongan utama, yaitu kapak corong (kapak sepatu) dan kapak upacara. Ada yang diberi hiasan dan ada juga yang tidak berhias.

Masyarakat di Nusantara mengenal logam kurang lebih sekitar 3.000-200 Sebelum Masehi, bertepatan dengan periode perundagian dan masa bercocoktanam. Salah satu alat yang dihasilkan budaya logam adalah kapak yang terbuat dari perunggu.

Pada masa perundagian kemahiran manusia untuk membuat alat-alat atau perkakas semakin berkembang. Hal ini dimungkinkan terjadi karena adanya pembagian kelas masyarakat yang didasari pada keahlian (undagi), sehingga para pengrajin itu memiliki fokus yang baik pada bidang kerjanya.