Categories Humaniora

Baader Meinhof, Ketika ada Kata yang terus Meneror

Saat Anda belajar satu kata yang tidak pernah Anda dengar sebelumnya, lalu merasa kata itu seakan selalu meneror Anda selama beberapa hari, kemungkinan Anda sedang mengalami Fenomena Baader Meinhof. Baader

Saat Anda belajar satu kata yang tidak pernah Anda dengar sebelumnya, lalu merasa kata itu seakan selalu meneror Anda selama beberapa hari, kemungkinan Anda sedang mengalami Fenomena Baader Meinhof.

Baader Meinhof sebenarnya adalah sebuah istilah untuk ‘ilusi frekuensi’, jenis bias kognitif dari pikiran yang Anda ciptakan sendiri.

Secara umum, bias kognitif adalah pola penyimpangan dalam penilaian dan pengalaman. Di sisi lain, bias kognitif merupakan sebuah ‘kekurangan atau keterbatasan’ dalam pemikiran manusia.

Sebab umum dari bias kognitif di antaranya; jalan pintas otak dalam memeroses informasi, ketidak-jernihan mental, keterbatasan kapasitas otak dalam memproses informasi, motivasi emosional dan moral, serta pengaruh sosial dan lingkungan.

Lantas, apa itu ‘Ilusi Frekuensi’?

Istilah ini diciptakan oleh Arnold Zwicky, seorang ahli bahasa Universitas Stanford. ‘Ilusi Frekuensi’ pada kenyataannya merupakan dua proses berbeda yang terjadi pada saat yang sama: perhatian selektif dan bias konfirmasi.

Pertama, perhatian selektif datang di sekitar Anda ketika Anda belajar sesuatu yang baru. Pada dasarnya, ketika anda belajar hal baru, hal itu akan tetap segar dalam ingatan sehingga membuat Anda lebih banyak perhatian untuk hal itu dari pada hal lain.

Namun, proses ini sangat sederhana—merupakan bias kognitif—yang membuat anda mencari atau menafsirkan informasi dengan cara yang menegaskan prasangka, dan mengarah ke kesalahan statistik.

Sederhannya, pikiran Anda menampilkan informasi yang masih super segar dan menarik untuk Anda.

Pada saat yang sama, pikiran melihat kata-kata baru itu di mana-mana, berpikir bahwa itu aneh, dan mencoba untuk membuatnya masuk ke dalam sistem yang rasional.

Dengan kata lain, karena informasi yang baru, Anda tiba-tiba memaksa diri untuk percaya bahwa itu baru untuk semua orang dan itu tiba-tiba muncul. Pada kenyataannya, Anda lah yang baru saja memeroses itu dalam pikiran, Anda lah yang memperhatikan hal itu lebih.

Fenomena Baader Meinhof

Fenomena Baader Meinhof sebenarnya dimulai sebagai meme pada tahun 1994, berawal dari sebuah diskusi online di situs St.Paul Pioneer Press karena mereka mendengar nama kelompok Baader Meinhof dua kali dalam sehari.

Kelompok Baader Meinhof—juga dikenal sebagai Red Army Faction—adalah kelompok militan sayap kiri yang aktif membuat teror di Jerman Barat dari 1970-1998.

Mungkin karena nama itu cukup unik dan terus ada dalam pikiran pembaca, istilah itu kemudian digunakan untuk fenomena pikiran yang justru disebabkan oleh nama itu sendiri.