Kehilangan Pasangan dapat Memicu Masalah Jantung
Published :

Siapapun pasti setuju, kehilangan pasangan atau orang yang dicintai adalah salah satu ‘tantangan’ paling berat dalam hidup ini. Sebuah studi baru-baru ini bahkan melaporkan hal itu berpotensi meningkatkan risiko gangguan kardiovaskular akut.

Studi yang diterbitkan dalam Open Heart – a journal of The BMJ; openheart.bmj.com (5/4), menemukan hubungan risiko detak jantung tidak teratur—faktor kunci risiko stroke dan gagal jantung—yang meningkat hingga 1 tahun setelah kematian pasangan terkasih.

Dilansir medicalnewstoday.com (6/4), sejumlah penelitian sebelumnya juga telah melaporkan bahwa kehilangan orang yang dicintai menyebabkan stress dan masalah pskilogis yang parah hingga memengaruhi kesehatan jantung.