Categories Traveldraft Tags

Dessert di Malaysia; Kuih Nyonya hingga Bubur Cha Cha

Berbicara soal dessert di Malaysia, tentunya banyak sekali ragamnya. Istilah “dessert” sebetulnya berasal dari kata ‘desservir’ (Prancis) yang artinya untuk “membersihkan” meja. Istilah “dessert” kekinian memang identik dengan makanan berporsi kecil, rasanya manis dan atau menyegarkan yang biasanya dihidangkan atau disantap setelah menikmati hidangan utama (hidangan penutup). Malaysia adalah negara yang memiliki akulturasi dengan berbagai … Read more

Berbicara soal dessert di Malaysia, tentunya banyak sekali ragamnya. Istilah “dessert” sebetulnya berasal dari kata ‘desservir’ (Prancis) yang artinya untuk “membersihkan” meja.

Istilah “dessert” kekinian memang identik dengan makanan berporsi kecil, rasanya manis dan atau menyegarkan yang biasanya dihidangkan atau disantap setelah menikmati hidangan utama (hidangan penutup).

Malaysia adalah negara yang memiliki akulturasi dengan berbagai budaya, hal inilah yang membuat negara ini memiliki daya tarik tersendiri dari sisi kuliner. Pelancong yang berkunjung pun tentunya akan disuguhi banyak pilihan makanan di berbagai tempat, baik itu di restoran, warung makan, hingga kedai-kedai di pinggir jalan.

Berikut beberapa dessert di Malaysia yang bisa anda temui dan tentunya dapat membuat wisata kuliner anda semakin lengkap.

Kuih Nyonya

Pada wilayah Peranakan atau Selat Cina terkenal merupakan tempat yang paling terkenal dengan kue se-ukuran gigitan lezat yang disebut kuih Nyonya. Sebagian besar kue ini umumnya memiliki satu bahan utama yang sama: kelapa.

Kuih Nyonya ini tersedia dalam berbagai jenis bentuk dan pilihan rasa seperti Lapis Selatan, Pulut Inti, Ketayap, Lipat Pisang, Onde Onde, Koswee Pandan dan banyak lagi. Malaysia umumnya menikmati Kuih Nyonya untuk sarapan dan sebagai camilan pelengkap saat minum teh.

ABC (Air Batu Campur)

Makanan penutup Malaysia yang berwarna-warni ini terbuat dari es serut dan berbagai bahan seperti kacang merah, cendol, campuran buah-buahan, jagung manis, cincau dan es krim. Dan diakhiri, dengan ditambahkan susu kental dan sirup pada seluruh permukaan es.

Sago Gula Melaka

Sago gula melaka merupakan dessert Malaysia terfavorit, sagu Gula Melaka atau sagu dengan gula aren merupakan pudding sagu kenyal yang disajikan dengan santan kental dan sirup gula. Untuk menambah aroma harum yang khas, ditambahkan daun pandan dan sedikit garam.

Tau Fu Fah

Asal-usul dessert berasal dari Dinasti Han Barat, Cina kuno. Tau Fu Fah atau Tau Huay seperti yang umum dikenal di Penang, terbuat dari agar-agar kembang tahu bertekstur lembut yang disajikan dengan sirup gula.

Hidangan penutup ini secara tradisional disajikan panas, tetapi saat ini, sebagian besar warga Malaysia menikmatinya juga dalam versi dingin dengan penambahan topping seperti kacang, cincau, pasta kacang merah dan banyak lagi.

Gulab Jamun

Umumnya dihidangkan di pesta pernikahan tradisional India, Gulab Jamun adalah pangsit goreng dengan rasa manis yang terbuat dari khoya (padatan susu) yang direndam dalam sirup manis beraroma mawar dan kapulaga.

Hidangan penutup ini memiliki rasa manis yang luar biasa, jadi bagi yang mudah sakit gigi, berhati-hatilah dengan hidangan penutup ini.

Sea Coconut & White Fungus Sweet Soup

Hidangan penutup ini juga disebut ‘Tong Sui’ atau makanan penutup Cina yang tersedia di sebagian besar restoran Cina di Malaysia.

Jika Anda ingin membuat hidangan penutup ini, bahan-bahan yang dibutuhkan adalah kelapa, jamur kering, madu dan lengkeng kering. Hidangan ini sangat cocok disajikan di siang hari karena akan memberikan rasa dingin di hari yang panas.

Bubur Cha Cha

w
Makanan penutup berwarna-warni ini sangat dicintai oleh orang Malaysia. Bahan dasarnya adalah sagu, potongan ubi jalar, dan santan. Meskipun namanya begitu populer, sayangnya kami belum mendapati perihal asal-usul nama ‘cha cha’ yang tersemat pada bubur ini.