Categories Traveldraft Tags

Phoenix Islands; Kawasan Laut Alami di Kiribati

Phoenix Islands Protected Area (PIPA), sebuah kawasan terpencil di tengah laut Pasifik—antara Hawaii dan Fiji–yang termasuk dalam wilayah Kiribati. Luas kawasannya mencapai 408.250 km2, meliputi laut dengan beberapa gunung berapi yang mencuat ke permukaan.

Phoenix Islands Protected Area (PIPA), sebuah kawasan terpencil di tengah laut Pasifik—antara Hawaii dan Fiji–yang termasuk dalam wilayah Kiribati. Luas kawasannya mencapai 408.250 km2, meliputi laut dengan beberapa gunung berapi yang mencuat ke permukaan.

Cakupan wilayah Phoenix Islands Protected Area juga meliputi delapan atol dan dua kawasan terumbu karang—yang menjadikan wilayah ini sebagai salah satu kepulauan ekosistem terumbu karang “asli” di bumi.

Sistem karang dan atolnya telah berevolusi pada kawasan terisolasi dan hampir tak tersentuh oleh manusia. Sebuah keadaan yang jarang dan justru penting karena berharga untuk kepentingan spesies yang menghuninya.

Kekayaan tersebut juga menjadi surga tak ternilai bagi para ilmuwan karena merupakan contoh terbaik untuk perbandingan terumbu karang– yang dapat memperlihatkan bagaimana berbagai dampak manusia telah merugikan banyak karang lainnya–di tempat berbeda.

Kepadatan biologis di daerah perlindungan laut terbesar dunia inipun sangat mengesankan. Meskipun eksplorasi masih cukup terbatas, ada lebih dari 500 spesies ikan yang telah dikenal di sini.

Spesies seperti surgeonfish dan parrotfish yang hanya terdapat dalam jumlah kecil di wilayah lain, kita dapat melihatnya di sini dalam jumlah berkelimpahan.

Selain itu, laguna-lagunanya kerap dijadikan tempat berkembang biak ikan pari dan spesies hiu, nurse shark, dan juga karang.

Lumba-lumba adalah salah satu dari 18 spesies mamalia laut yang ditemukan di perairan ini, paus besar yang pernah diburu dengan sengaja juga salah satu spesies penghuni kawasan Phoenix Islands.

Phoenix Islands kerap dimanfaatkan sebagai jalur migrasi kura-kura dan beberapa spesies air lainnya. Pulau tak berpenghuni ini juga dikerumuni oleh kawanan burung laut sebagai bagian dari ekosistem mereka.

Kawasan ini lebih jauh dihuni sekitar 800 spesies fauna yang telah berhasil dikenal, termasuk sekitar 200 spesies karang, 500 jenis ikan, 18 mamalia laut dan 44 jenis burung.

Wilayah ini adalah kawasan lindung pertama dengan saluran air dalam dan besar di Pasifik Selatan, di mana kedalaman melebihi 16.400 kaki (5.000 meter). Karena begitu banyak hal dari laut dalam ini yang belum diketahui dan belum dieksplorasi, menempatkannya di bawah perlindungan dapat membantu menyelamatkan spesies yang belum benar-benar kita ketahui.

PIPA adalah salah satu Kawasan lindung yang cukup jauh dari daerah yang dihuni manusia. Perjalanan perahu dari Fiji mungkin butuh waktu lima hari mencapainya.

Kawasan ini pun sengaja tidak dilengkapi dengan infrastruktur pariwisata, sehingga pasti sulit untuk melakukan perjalanan ke kawasan yang masih perawan ini.

Satu-satunya transportasi, hanya dengan perahu pribadi atau dengan pesawat yang masih “sangat terbatas”. Pun jika Anda tertarik untuk berkunjung ke wilayah ini, Anda terlebih dahulu diharuskan menghubungi pihak Phoenix Islands Protected Area yang berwenang atas wilayah yang mereka lindungi tersebut.