Image by Patrick Savalle
Categories Traveldraft Tags

Ribeira Grande dan Sejarah Cape Verde

Terletak di selatan pulau Santiago, kota ini masih menunjukkan keadaan masa lalunya; jalan-jalan dan benteng kerajaan yang mengesankan termasuk dua gereja dan Pillory Square dengan pilar-pilar marmer dari abad ke-16.

Lembah Ribeira Grande, akhir abad ke-18 berganti nama menjadi Cidade Velha, disebut sebagai pos [kolonial] Eropa pertama di wilayah tropis. Posisi pulaunya “terisolasi” namun dekat dengan pantai Afrika, hal itu yang membuat Cidade Velha ikut andil dalam sejarah kelam perdagangan budak.

Terletak di selatan pulau Santiago, kota ini masih menunjukkan keadaan masa lalunya; jalan-jalan dan benteng kerajaan yang mengesankan termasuk dua gereja dan Pillory Square dengan pilar-pilar marmer dari abad ke-16.

Ribeira Grande sepenuhnya bertransformasi menjadi wilayah yang dikuasai Portugis pada abad ke-16. Kota ini merupakan daerah yang cukup penting dalam rute perdagangan dan pengaruh maritim internasional–termasuk antara Afrika dan Cape, serta rute Brazil dan Karibia–dalam visi geopolitik kolonial masa itu; segitiga atlantik (Eropa-Afrika-Amerika).

Ribeira Grande dan Sejarah Cape Verde
Image by Patrick Savalle

Selain sebagai tempat konsentrasi perbudakan dan praktik tidak manusiawi, Ribeira Grande juga menjadi tempat pertemuan antar-budaya yang mengilhami munculnya budaya Creole.

Budaya yang cukup memengaruhi banyak bidang termasuk seni, adat istiadat sosial, keyakinan, farmakope, dan culinary. Budaya Creole bahkan menyebar melintasi Atlantik–karena beradaptasi dengan konteks kolonial–hingga jauh menyentuh Karibia dan Amerika.

Lanskap kota Ribeira Grande adalah wilayah maritim. Monumen dan beberapa sisa-sisa arsitektur yang masih ada di Ribeira Grande, memberikan kesaksian tentang lanskap maritim dan agro-urban tersebut.

Di wilayah Cidade Velha ini ada beberapa bangunan yang dapat dikunjungi. Anda bisa menyusuri Rua de Banana–jalan yang mengarah ke gereja–yang merupakan contoh terbaik wilayah urbanisasi orang Eropa di daerah tropis.

Ada Nossa Senhora do Rosário yang merupakan gereja kolonial tertua di dunia, dibangun pada tahun 1495 dengan gaya gothic ala Portugis.

Selanjutnya Forte Real de São Filipe, benteng yang mendominasi Cidade Velha dengan ketinggian 120 meter, dibangun pada tahun 1590 sebagai lapisan pertahanan koloni Portugis terhadap serangan bajak laut, Perancis dan Inggris.

Juga ada Biara São Francisco yang dibangun pada pertengahan abad ketujuh belas (1640), merupakan tempat sekolah biara dan pusat ibadah pada masanya.

Kota tua Ribeira Grande de Santiago (Cidade Velha) telah tercantum dalam UNESCO World Heritage Site sejak tahun 2009. Bagaimana pun Ribeira Grande adalah wilayah penting yang menjadi kantung warisan budaya tak-benda baik untuk Eropa, Afrika bahkan Amerika.