Image by Paul / Flickr
Categories Traveldraft

Tahun Baru Imlek; Perayaan dan Hidangan

Tahun Baru Imlek yang jatuh pada hari Sabtu, 28 Januari ini merupakan Tahun Ayam Jantan. Selama ribuan tahun, sejak dinasti Zhou, ayam jantan dilambangkan “sebagai yang bertanggung jawab atas waktu.”

Tahun Baru Imlek yang jatuh pada hari Sabtu, 28 Januari ini merupakan Tahun Ayam Jantan. Selama ribuan tahun, sejak dinasti Zhou, ayam jantan dilambangkan “sebagai yang bertanggung jawab atas waktu.” Selain itu, tahun ayam juga simbol dari kerja keras dan ketekunan.

Menurut sejarahnya, konon Tahun Baru Imlek merupakan sebuah perayaan yang dilakukan oleh para petani di China. Hari yang biasanya jatuh pada tanggal satu di bulan pertama awal tahun baru.

Perayaan Tahun Baru Imlek ini akan dirayakan pada tanggal 1-15 pada bulan ke-1 penanggalan kalender China dengan menggabungkan perhitungan matahari, bulan, energi yin-yang, konstelasi bin

Perayaan Tahun Baru Imlek
Image by Paul / Flickr

tang atau astrologi shio, 24 musim, dan 5 unsur.

Kata Imlek sendiri dipercaya berasal dari dialek Hokkian atau mandarinya yin li yang berarti kalender bulan; “Im” berarti Bulan dan “Lek” maknanya penanggalan .

Mengapa tahun ini dinamakan Tahun Ayam Jantan? Dari cerita rakyat China, kita akan dapati bagaimana urutan tahun pada kalender zodiak China. Walaupun banyak versi, setidaknya ada salah satu kisah yang menyebut asal usul zodiak itu berasal dari sebuah fabel 12 hewan yang berkompetisi dalam sebuah lomba besar di tepian sungai.

Dalam kisah tersebut, diceritakan tentang kecerdikan si tikus kecil yang melompat di belakang kerbau baik hati karena memberikan si kecil tumpangan dari satu tepi ke sungai yang lain.

Namun, ketika mendekati garis akhir, si tikus kemudian melompat dan menjadi pemenang dalam perlombaan tersebut, diikuti kerbau yang berada di urutan kedua setelah tikus.

Dari situ lah maka dalam kalender zodiak China, tahun pertama diawali oleh tahun tikus, kemudian kerbau, macan, kelinci, naga, ular, kuda, kambing, monyet, ayam, anjing, dan babi. Urutan yang kurang lebih bisa diasalkan dari kisah perlombaan tersebut.

Tradisi Perayaan dan Hidangan Tahun Baru

Tradisi Tahun Baru China dimulai pada pertengahan bulan ke-12 dan berakhir sekitar pertengahan bulan pertama saat bulan purnama. Kepatuhan pada periode tahun baru secara tradisional dibagi menjadi malam tahun baru dan hari-hari pertama tahun baru.

Dalam tradisi China, festival Tahun Baru merupakan hari paling penting dalam kalender. Di hari perayaan ini semua anggota keluarga akan disibukkan. Biasanya kegiatan bisnis pun akan terhenti demi mempersiapkan kemeriahan hari ini.

Dalam persiapannya, sering diawali dengan membersihkan rumah–sebelum tahun baru–yang dipercayai untuk menyingkirkan hal-hal tidak baik yang mungkin telah terkumpul selama setahun. Selain itu, kegiatan membersihkan rumah juga dimaksudkan untuk menenangkan para dewa yang akan turun dari surga.

Setelah itu, setiap rumah akan memasang sebuah pesan keberuntungan dan menyalakan petasan pada gerbang rumahnya. Petasan dimaksudkan untuk “menakut-nakuti” roh jahat, sedangkan pesan keberuntungan merupakan simbol harapan di tahun yang baru.

Yang paling penting dalam perayaan ini terletak di malam tahun baru. Pada malam tahun baru keluarga besar akan berkumpul dalam jamuan makan malam yang akan diakhiri dengan menyajikan ikan sebagai simbol dari kelimpahan.

Di lain tempat ada juga yang menyajikan mie panjang sebagai simbol dan doa bagi umur panjang. Pada hari ke-15 dan terakhir dari Tahun Baru, pangsit berbentuk bulat seperti bulan purnama akan dibagikan sebagai simbol keluarga dan kesempurnaan.

Pada hari perayaannya, memakai baju merah dan memberikan angpao (uang) kepada anak-anak dan sanak keluarga sering dilakukan. Tradisi yang dimaksudkan agar membawa keberuntungan dan memberi berkah kebahagiaan bagi semua orang.

Jangan lupa untuk menyantap hidangan atau kue-kue manis, beberapa percaya dengan menikmati makanan manis akan membuat tahun berikut Anda mengecap hal yang sama.