Categories Traveldraft Tags

Levuka; Kota Pelabuhan Bersejarah di Fiji

Levuka adalah kota di pantai timur pulau Fiji, di Provinsi Lomaiviti. Kota pelabuhan ini berada di sepanjang pantai yang berhadapan dengan Ovalau Island serta diapit oleh kerumunan pepohonan kelapa dan mangga.

Levuka adalah kota di pantai timur pulau Fiji, di Provinsi Lomaiviti. Kota pelabuhan ini berada di sepanjang pantai yang berhadapan dengan Ovalau Island serta diapit oleh kerumunan pepohonan kelapa dan mangga.

Levuka pernah menjadi Ibu kota Fiji. Dimulai sekitar tahun 1820, Kota pelabuhan ini dikembangkan sebagai pusat kegiatan komersial oleh Amerika dan Eropa dan merupakan ibu kota kolonial pertama Fiji—yang kemudian diserahkan secara damai kepada Inggris oleh Tui (Raja) Cakobau pada tahun 1874.

Pengembangan terus berjalan hingga akhirnya ibu kota dipindahkan ke Suva pada tahun 1882, namun hal itu tak menghentikan pembangunan di Levuka—hal ini justru mencerminkan semua tahap pembangunan kolonial di Pasifik Selatan.

Bangunan dengan dinding batu laut dan beton membentang di sepanjang Beach Street, kemudian jalan-jalan dan cabang jalur lainnya menuju wilayah pedalaman membentuk pola radial mengikuti garis kontur.

Pada wilayah pedalaman terdapat situs yang dahulunya merupakan sebuah desa adat , yakni Totoga (Vitoga) dan Nasau yang terletak di salah satu dari tiga pengeringan anak sungai di atas lereng dataran pantai.

Bangunan (gudang) kopra, gudang, toko obligasi, fasilitas pelabuhan dan bangunan komersial lainnya dikembangkan di sepanjang Beach Street. Tempat tinggal, lembaga keagamaan, pendidikan dan sosial tumbuh di sekitar desa-desa penduduk setempat.

Terdapat banyak elemen penting di wilayah ini, di antaranya adalah situs bekas desa adat Totoga dan Nasau, mantan situs Cakobau Parliament House (sekarang European Memorial), toko obligasi Morris Hedstrom,.

The Baba indentured labour settlement, the Hennings residence, bungalow Kapten Robbie, Sacred Heart Cathedral and Presbytery berasal dari 1860-an, Royal Hotel didirikan pada akhir 1860-an, situs Deed of Cession, bekas bangunan rumah pemerintahan (Nasova), Port Authority.

Pos dan Bea Cukai bersama-sama dengan bekas rel kereta, bekas Gereja dan misi Methodist, sekolah umum Levuka, Balai Kota, Masonic Lodge, Klub Ovalau, Bowling Club, cottage dan pabrik kancing kerang.

Jalan utama, jembatan, jalan setapak, dan percabangan jalur lainnya yang mengikuti topografi—secara substansial tidak didapati perubahan signifikan dari sejak pertama kali ditata. Bangunan yang memiliki nilai historis pun umumnya masih dipertahankan.

Semua elemen penting tersebut merupakan kekayaan yang bernilai universal dari Levuka. Sebagian besar bangunan masih sangat utuh, hal ini disebabkan oleh pemeliharaan dan perhatian terhadap nilai-nilai bersejarah di kota ini yang diakui semenjak tahun 1973.

Ansambel Levuka Historical Port Town memiliki nilai keaslian yang tinggi sebagai sumber informasi utama dalam keutuhan bahan, bentuk, tata letak dan fungsi bangunan. Hal ini didukung oleh data dokumenter dan fotografi baik arsip Fiji, maupun luar negeri.

Sebagai kota pelabuhan unik di wilayah Pasifik , Levuka mencerminkan tahap akhir penjajahan maritim abad ke-19. Kota ini memberikan wawasan dalam adaptasi kekuatan angkatan laut Eropa mulai dari lingkungan sosial, budaya dan topografi kelautan.

Levuka dan pulau Ovalau juga telah mencari pengakuan dari UNESCO sebagai Situs Warisan Dunia selama puluhan tahun. Kombinasi pemukiman kolonial dengan tradisi bangunan lokal telah menciptakan keunikan tersendiri dari lanskap kota pelabuhan Pasifik ini pun akhirnya diakui oleh UNESCO pada Juni 2013.

Tempat ini dapat ditempuh dengan beberapa jalur pilihan. Dengan jalur darat dan laut perjalanan dapat ditempuh dari Suva ke Levuka dengan layanan bus Patterson Brothers Shipping dan feri.

Perjalanan dengan bus akan menempuh waktu sekitar 2 jam menuju feri di Natovi, kemudian perjalanan dilanjutkan dengan feri yang membutuhkan waktu sekitar 60 menit untuk menyeberang, kemudian diperlukan waktu 60 menit untuk mengitari pulau menuju Levuka.

Selain itu, perjalanan menuju Levuka ini juga dapat ditempuh dengan jalur udara, namun hanya ada satu jadwal penerbangan setiap harinya dari Ovalau yang dapat terhubung dengan penerbangan Nadi Suva.