Teater Tradisional dan Teater Populer
Published :

Secara umum teater tradisional memiliki ciri, yaitu lakon/ceritanya tidak tertulis; media pengungkapannya berupa dialog, tarian, dan nyanyian; akting bersifat spontan; improvisasi;.

Di wilayah seni pertunjukan, kebermilikan masyarakat terhadap sastra tidak dapat dimungkiri lagi. Terang saja, seni pertunjukan tentunya membutuhkan apresiator yang tak lain ialah masyarakat itu sendiri. Seperti apa yang dikatakan Sumardjo dalam buku Perkembangan Teater Modern dan Sastra Drama Indonesia (2004), Kesenian adalah ekspresi seseorang untuk berhubungan dengan orang lain.

Perkara ini amat menggejala dalam seni pertunjukan, sebab ekspresi seseorang dalam seni pertunjukan memerlukan hadirnya orang lain dalam aktivitasnya. Sangat mungkin memang apabila sebuah seni pertunjukan dilakukan tanpa harus ada penonton.