Wawacan, Pupuh dan Nyanyian Kesusastraan Sunda
Published :

Wawacan adalah sebuah lakon atau cerita panjang yang ditulis dalam pola pupuh dan disajikan dalam bentuk nyanyian. Dalam Kesusastraan Sunda diperkirakan wawacan mulai ditulis pada abad ke-18. Isi dari sebuah wawacan pada mulanya adalah lukisan kehidupan dan perkembangan agama.

Dari sudut wacana urutan tutur wawacan memiliki urutan tutur (scripts) atau penyajian terdiri dari tiga bagian, pertama manggala atau pembuka, kedua isi atau kisah, ketiga kolofon.

Kolofon adalah catatan penulisan naskah, umumnya berisi tentang keterangan mengenai tempat, waktu, dan penyalin naskah. Selain itu ada juga kolofon terkadang mengandung nama atau identitas pengarang. Kolofon tidak selalu terletak di akhir, ada juga naskah yang memiliki Kolofon di awal.