Candi Borobudur, Bentuk dan Perlambang Bhūmi Sambhāra Bhudhāra
Published :

Di antara banyaknya peninggalan-peninggalan candi di Indonesia, Borobudur khas, tidak ada ruang dalam yang biasanya merupakan unsur utama kebanyakan candi di Indonesia. Bentuknya hanya dapat dijelaskan sebagai gabungan dari sejumlah unsur candi dan tradisi arsitektur lama; punden berundak.

Secara falsafah candi Borobudur melambangkan kosmos atau alam semesta, serta tingkatan alam pikiran dalam ajaran Buddha. Sebagai tempat peribadatan yang memiliki 504 arca Buddha, empat cerita yang digambarkan pada 1460 figura relief batu, Borobudur adalah bangunan dengan struktur yang khas dab tidak ada duanya.

Selain itu, secara arsitektur, bangunan candi Borobudur menjadi gnomon (alat penanda waktu) yang memanfaatkan bayangan sinar Matahari, serta memiliki nilai seni dan falsafah tinggi yang universal. Maka pantaslah setelah dipugar total, pada tahun 1991 UNESCO menetapkannya ke dalam Situs Warisan Dunia