Rujak Soto Banyuwangi, Kuliner Pepaduan Unik
Published :

Membicarakan kuliner dari Jawa Timur, mungkin yang terbayang adalah nasi pecel Madiun, soto Madura, dan rujak Sidoarjo. Banyuwangi sendiri memang tidak terlalu terkenal dengan makanan khasnya. Oleh sebab itu, dicampurkanlah dua masakan ke dalam satu piring, kemudian lahirlah rujak soto Banyuwangi.

Seperti namanya, rujak soto adalah perpaduan rujak petis dan soto babat. Rujak pada makanan ini ialah rujak sebagaimana rujak yang ada di Jawa Timur. Campuran rujak itu sendiri terdiri dari tahu, tempe, dan rebusan sayuran kacang panjang, taoge, kangkung. Semua bahan rujak itu kemudian disiram dengan kuah soto panas dan babat rebus. Rasanya segar dan kaya karena ada campuran rasa petis, pedas, asin, dan kuah soto.

Rujak yang disiapkan adalah rebusan sayuran taoge, kacang panjang, kangkung dan gorengan tahu serta tempe. Babat harus direbus sampai empuk sebelum dibumbui soto yang encer dan berwarna kekuningan, berasal dari bumbu kunyit, konon untuk menghilangkan amis dari babat.